Waktu terus berputar. Minggu demi minggu, bulan demi bulan, tahun demi tahun, begitu seterusnya. Tanpa terasa satu dekade pun berputar dengan begitu cepat, dan kita terus bertambah tua, semakin tua dan sangat tua.
Pada saat kita masih muda, kita dapat mengandalkan tubuh kita untuk bekerja. Yang saya maksud disini bukan hanya pekerja kasar yang jelas-jelas hanya mengandalkan otot, tapi hampir seluruh manusia mengandalkan tubuh untuk bekerja. Pengusaha konglomerat pun harus mengandalkan tubuh yang sehat agar dapat terbang kesana kemari untuk mengurus perusahaan atau melakukan transaksi dengan rekan bisnisnya. Begitu juga para profesional seperti dokter, insinyur atau ahli-ahli lainnya, mereka harus memiliki kondisi tubuh yang prima untuk menangani pekerjaannya.
Itu semua dapat dilakukan dengan mudah pada saat usia kita masih muda, tapi bagaimana kalau usia kita sudah diatas 65 tahun atau diatas 60 tahun, apakah kita masih dapat mengandalkan tubuh kita untuk bekerja seperti waktu kita masih muda?
Apabila pada masa tua nanti kita telah memiliki uang yang berlimpah, tentu kita tidak akan pusing. Kita dapat mengkaryakan uang tersebut agar ‘berbakti’ pada kita. Kita dapat membeli property untuk disewakan misalnya, atau menanam saham pada beberapa perusahaan, atau sekedar mendepositokan uang kita pada bank-bank terkemuka.
Tapi bagaimana kalau pada masa tua kelak, kita tidak mempunyai tabungan yang berlimpah? Pernahkah anda memikirkan hal ini? Iklan rokok mengatakan “Menjadi tua itu pasti, menjadi dewasa itu pilihan”. Dan saya mengatakan “Menjadi tua itu pasti, dapat menikmati hari tua itu pilihan”.
Oleh sebab itu, mari kita persiapkan masa tua kita dengan sebaik mungkin dan sedini mungkin. Apabila tubuh kita nantinya tidak bisa diajak kompromi untuk melakukan pekerjaan yang agak berat, kita harus mengandalkan otak kita untuk bekerja. Yah… ‘You don’t need to work harder, you just need to work smarter’ …… ‘smarter today, better tomorrow’.
Untuk mempersiapkan hal itu, salah satu alternatif yang dapat kita pilih adalah menjadi ‘internet marketer’. Kita tidak perlu bekerja diluar rumah, cukup melakukan di depan komputer yang terhubung dengan internet.
Banyak hal yang dapat saya ceritakan tentang internet marketing ini, tapi karena masih banyak kesibukan lain, saya tidak dapat menceritakan sekarang. Apabila anda memang ingin mengetahui banyak hal tentang internet marketing, atau anda ingin belajar menjadi internet merketer, anda dapat melihat disini.


0 komentar:
Poskan Komentar